Pengunjung!!!!

DAMPAK INTERNET BAGI BISNIS RUMAHAN

Sabtu, 04 Januari 2014



Dampak Internet Bagi Bisnis Rumahan
PENGANTAR
Dengan meningkatnya pengembangan teknologi dan tuntutan bisnis yang kian hari harus efisien dan dimana peluang komunikasi elektronik banyak terbuka lebar maka semakin banyak perusahaan yang menggunakan teknologi informasi di dalam perusahaannya.  Baik sebagai produk IT,  instrument manajemen, maupun cara berbisnis.
Bisnis adalah suatu organisasi yang menjual barang atau jasa kepada konsumen atau bisnis lainnya, untuk mendapatkan laba. Secara historis kata bisnis dari bahasa Inggris business, dari kata dasar busy yang berarti “sibuk” dalam konteks individu, komunitas, ataupun masyarakat. Dalam artian, sibuk mengerjakan aktivitas dan pekerjaan yang mendatangkan keuntungan.
Ada beberapa alasan mengapa orang begitu tertarik untuk memulai bisnis di Internet antara lain : 180 juta orang Amerika menggunakan internet setidaknya sekali sebulan. Tahun 2005 ada sekitar 1.08 milyar penduduk dunia menggunakan internet sedidaknya sekali sebulan. Diprediksikan pertumbuhannya akan mencapai 2 milyar penduduk dunia pada tahun 2010. Pendapatan rata-rata dari bisnis internet di rumahan adalah mencapai $66,790 (angka thn 2005) membuat internet suatu pasar yang sangat menarik.

PEMBAHASAN
Apa sih bisnis rumahan online itu..??
Meraih sukses melalui bisnis internet tentu merupakan impian setiap orang. Bisnis online telah banyak mengubah hidup masyarakat Indonesia. Banyak orang yang dulunya hidup pas-pasan kini dapat mengendarai mobil mewah dan menghasilkan jutaan rupian setiap bulan hanya dengan menjalankan bisnis internet. Tentu saja bisnis online juga dapat dikatakan sebagai bisnis rumahan karena mereka yang menjalankan bisnis ini dapat melakukannya dari rumah atau dimana saja. Saat ini, pilihan menjalankan bisnis rumahan semakin banyak diminati orang. Setiap orang memiliki alasan tersendiri untuk memilih bisnis ini, umumnya sebagian besar orang memilih bisnis rumahan karena memiliki kebebasan waktu dalam berusaha, lepas dari keterikatan rutinitas dari satu macam pekerjaan, dan bisnis rumahan juga diharapkan dapat merubah penghasilan seseorang lebih baik dibanding ketika sebagai karyawan.
Bisnis rumahan yang biasanya dijalankan dengan modal kecil tidak boleh dipandang sebelah mata. Banyak contoh industri rumahan ini kemudian menjadi besar dan produknya berhasil melanglang buana. Di tengah krisis ekonomi global sejumlah cerita juga menunjukkan tangguhnya usaha rumahan ini.
Kelebihan Bisnis Rumahan :
1.      Modal minim. Jelas, modal yang dibutuhkan tidak banyak. Berapa banyak? Mungkin dari ratusan ribu sampai ratusan juta masih terhitung usaha kecil. Namun, pendapat saya, kecilnya modal bukan alasan untuk tidak segera ACTION mulai usaha. Seberapa pun modal yang dimiliki, anda bisa segera memulai usaha sendiri. Apalagi di bisnis internet, modal yang kecil bisa dikembang-biakkan sampai mendapatkan income yang sangat besar.
2.      Tahan banting. Usaha kecil memiliki kemampuan untuk bertahan. Terbukti di masa krisis lalu, usaha kecil tetap survive dan mampu membantu menggerakkan ekonomi bangsa. Sifat tahan banting dari usaha kecil ini memang sejalan dengan karakter entrepreneur yang melekat pada diri pemilik usaha.
3.      Cepat ACTION. Sebab anda pemilik usaha kecil, maka tak perlu tunggu lama untuk ambil keputusan. Andalah sang decision maker. Anda pengambil keputusan apa saja yang harus di-ACTION-kan untuk memajukan usaha anda. Kecepatan ACTION itu juga bermanfaat dalam merespon kebutuhan pasar yang terus berubah.
4.      Lebih fokus pada konsumen. Usaha kecil biasanya lebih fokus dalam melayani konsumen. Mereka kenal siapa pelanggan A, siapa pelanggan B. Karena mengenal pelanggan lebih baik, membuat sebuah usaha kecil juga mampu melayani mereka dengan lebih optimal.
5.      Penuh tantangan. Memulai usaha kecil penuh dengan tantangan. Bukan berarti usaha besar tak ada tantangannya. Tapi usaha kecil dengan segala macam keterbatasannya, mesti berjuang untuk bisa survive. Mesti memikirkan dan melakukan banyak hal, yang terkadang banyak tugas dirangkap oleh pemilik usaha.
6.      Mudah beradaptasi. Karena tidak berhirarki panjang seperti usaha besar, usaha kecil punya kemampuan adaptasi yang tinggi. Kondisi pasar yang berubah, bisa dengan cepat diendus dan diselaraskan dengan usahanya. Inovasi-inovasi baru, sekecil apapun itu, biasanya muncul dalam kondisi tersebut.
7.      Ikut menggerakkan ekonomi masyarakat. Dari menyerap lapangan kerja sampai ikut menggerakkan ekonomi sekitar, usaha kecil berperan penting. Usaha jenis ini menjadi motor pertumbuhan ekonomi di lingkungannya.
8.      Inovasi. Usaha kecil biasanya sarat dengan inovasi dalam mengembangkan bisnisnya. Inovasi itu dilakukan dalam pengembangan produk, pemasaran, atau aspek internalnya. Inovasi juga lebih lebih mudah dilakukan ketimbang di usaha besar yang biasanya memiliki struktur organisasi dan proses kerja yang kompleks.
9.      Fleksibel. Usaha kecil punya sifat fleksibel. Ini membuatnya mampu menyesuaikan dengan kondisi yang sedang terjadi. Daya lentur usaha kecil ini yang membuatnya mampu bertahan dalam persaingan usaha.
10.  Kebebasan. Bagi pemilik usaha kecil, kebebasan adalah hal yang paling didambakan. Bebas mengatur bagaimana strategi usahanya, bebas untuk mengambil keputusan terbaik bagi usahanya, serta disertai tanggung jawab untuk menanggung segala resikonya.

Menurut data di US Small Business Administration, lebih dari 50% bisnis /usaha kecil gagal dalam tahun pertama, dan 95% gagal dalam lima tahun pertama. Brian Hazelgren, pengarang “Tactical Entrepreneur” berpendapat bahwa seseorang yang membuka usaha haruslah mempunyai strategi yang solid untuk menangani aspek jangka pendek dari bisnisnya, tetapi juga menjaga fokus masa depan yang cukup demi merencanakan perkembangan bisnisnya.

Analisis Penerapan E-Bisnis di Indonesia
Indonesia memiliki 3,7 saluran telepon tetap per 100 orang pada tahun 2004, atau saluran telepon hanya 8.8m secara total. Namun, cakupan lebih besar dari angka-angka ini menunjukkan, berkat wartel 220.000 (kios telepon) di negara itu. Ketidakcukupan penyediaan fixed-line telah menyebabkan pertumbuhan yang cepat dalam langganan-ponsel, yang berdiri di 33m pada tahun 2004, naik dari hanya 19m pada tahun 2003.
Komputer pribadi (PC) dan penetrasi internet juga rendah, meskipun meningkat dengan cepat, dengan hanya 11 PC per 1.000 orang dan pengguna internet 3,6 per 100 orang pada tahun 2004.
Menurut Wijaya (2010)  untuk mendefinisikan strategi dan kebijakan pengembangan e-business di Indonesia terlebih dahulu harus mendefinisikan dan menyesuaikan dengan obyektif yang sesuai dengan kondisi Indonesia, yaitu:
1.      Mempercepat pertumbuhan ekonomi bangsa melalui e-business yang berfungsi sebagai stimulus dan enabler pertumbuhan.
2.      Memperluas pangsa pasar potensi yang dimiliki oleh bangsa Indonesia dari tingkat nasional sampai internasional.
3.      Meningkatkan nilai kompetitif produk yang dihasilkan anak bangsa dengan memotong atau bahkan menghilangkan jalur distribusi pemasaran sehingga produk menjadi lebih murah dan lebih memberikan keuntungan.
4.      Memeratakan perkembangan/ pertumbuhan ekonomi di Indonesia dengan fasilitator teknologi informasi.
Selain itu dari segi bisnis proses, Eko Indrajit dalam Sugi (2010) menjelaskan sekian banyak perusahaan e-bisnis yang berkembang di tanah air, terbukti bahwa perusahaan yang sukses ternyata diraih oleh mereka yang mampu menggabungkan konsep traditional physical value chain (rangkaian proses bisnis konvensional) dengan virtual value chain (rangkaian proses bisnis virtual).  Di mata pelanggan e-bisnis, ada tiga alur yang sangat penting, yaitu alur produk atau barang yang dibeli, alur informasi dokumen jual-beli, dan alur pembayaran transaksi. Alur produk atau barang biasanya ditangani oleh rangkaian proses bisnis konvensional (gudang dan distribusi), sementara untuk alur informasi dan pembayaran ditangani secara virtual (melalui internet). Agar sukse, perusahaan harus handal dalam menangani ketiga alur entiti tersebut. Prospek besar tersedia bagi mereka yang memiliki produk atau jasa berkaitan dengan penggabungan traditional physical value chain dengan virtual value chain seperti yang dikemukakan di atas.
Aspek terakhir yang tidak kalah pentingnya untuk dipertimbangkan adalah kenyataan bahwa e-bisnis baru dapat berkembang jika komponen-komponen lain dalam lingkungan sistem e-bisnis turut tumbuh dan berkembang secara serentak. Apalah artinya sebuah komunitas internet yang besar dan kebutuhan transaksi eCommerce yang tinggi misalnya, namun tidak dibarengi dengan kesiapan infrastruktur, ketersediaan hukum, dan jaminan keamanan yang memadai bagi para pelaku e-bisnis. Dengan kata lain, kesempatan berbisnis masih terbuka lebar bagi mereka yang dapat menutupi kepincangan-kepincangan perkembangan sistem e-bisnis secara keseluruhan ini, terutama yang menyangkut mengenai infrastruktur dan suprastruktur e-bisnis di Indonesia.

Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan terkait perubahan internet yang kian dinamis
1.      Facebook dan Google masih menjadi trend setter (sekaligus saling berebut pengaruh) yang ikut menentukan wajah internet di masa depan. Terlihat sejak tahun lalu, bagaimana kedua raksasa tersebut saling berlomba mengeluarkan produk/fitur barunya untuk saling merebut pangsa pasar masing-masing.
2.      Transaksi online semakin menggembirakan. Kepercayaan masyarakat terhadap transaksi internet semakin baik. Masyarakat kian terbuka dan nyaman untuk bertransaksi melalui internet. Dukungan berbagai saluran transaksi keuangan online akan memudahkan pengguna internet.Mari kita jaga bersama-sama iklim ini dengan menjadikan internet sebagai tempat yang nyaman dan aman buat kita semua. Jauhi hal-hal tidak baik dan merugikan perkembangan bisnis internet.
3.      Masyarakat makin cerdas. Pengguna internet makin cerdas dalam melihat berbagai penawaran di internet. Mereka bisa memilah dan memilih mana yang terbaik buat diri mereka.
4.      Akses internet lewat handphone. Pengakses internet lewat handphone akan semakin besar dan bukan tak mungkin nantinya akan melebihi jumlah pengakses lewat komputer.
Fenomena di atas akan ikut mewarnai perjalanan bisnis internet tahun depan. Namun, tak perlu ragu untuk segera terjun ke bisnis internet. Pasar besar di internet menanti anda. Niche-niche baru juga terus bermunculan sejalan dengan perkembangan kebutuhan masyarakat itu sendiri.n yang dahsyat.

Apa Persyaratan untuk bisnis online?
1.      Waktu – kebutuhan dasar adalah waktu. Seperti di disebutkan sebelumnya, yang benar-benar terikat untuk gaya hidup Anda. Baik paruh waktu atau penuh waktu, jika Anda siap untuk duduk dan bekerja dengan komputer Anda maka cukup baik nya.
2.      Pengetahuan – persyaratan Berikutnya adalah Pengetahuan, setidaknya pengetahuan dasar tentang bisnis online diperlukan dari mana untuk memulai? bagaimana untuk memulai? bagaimana untuk melanjutkan?

Ide untuk mulai bisnis online tanpa modal
Secara umum, menjalankan bisnis online adalah sebuah proses kompleks dalam hal pemahaman dan mengeksplorasi langkah-langkah. Sebagai pemula mungkin kita menemukan sedikit kesulitan di tahap awal, tetapi ketika kita telah berada di dalam trek, kita dapat dengan mudah survey. Berikut ini adalah beberapa cara bisnis online tanpa modal :
1.      Bisnis Blogging. Blog yang sangat populer sekarang-a-hari, hari-hari halaman Web statis hilang. Kita dapat memulai sebuah blog dan menulis yang berguna barang tentang suatu topik. Ada banyak cara untuk membuat uang dari blog Anda seperti: Menjalankan iklan, menjual produk download digital, menjual ruang iklan dll
2.      Bisnis Afiliasi Pemasaran . Selanjutnya muncul pemasaran afiliasi, yang pada dasarnya adalah menjual produk digital melalui Internet dan mendapatkan komisi untuk setiap penjualan. Idenya adalah, bergabung dengan jaringan afiliasi (situs web), memilih produk yang permintaan di pasar dan pemasaran di Internet untuk mendorong penjualan. Jumlah penjualan yang dibuat memutuskan volume pendapatan. Hal ini memerlukan sedikit pengetahuan internet marketing, terutama pada bijaksana menjual produk ke audiens yang tepat.
3.      Jual Keterampilan. Ada situs web yang disebut Virtual Kantor di mana kita dapat bergabung sebagai freelancer. Berdasarkan keahlian dan pengalaman kerja yang dimiliki, dapat memilih tawaran pekerjaan yang diberikan oleh majikan virtual. Setelah menyelesaikan pekerjaan, kita akan dibayar untuk pekerjaan yang dilakukan. Yang lebih atau kurang sama seperti bekerja di kantor dunia nyata tetapi internet melalui nya. Jika  memiliki keterampilan yang lebih baik misalnya, jika mengetahui pemrograman perangkat lunak atau desain web maka akan berada dalam permintaan tertinggi.
Memiliki strategi bisnis untuk usaha yang hendak dijalankan amat penting. Sebab setidaknya kita akan mengetahui bakal dibawa kemana usaha yang anda akan rintis ini. Dengan memiliki strategi pula, anda minimal sudah menyiapkan plan for the worst, hope for the best, bersiap menghadapi kondisi terburuk, dan berharap yang terbaik.

Beberapa strategi bisnis yang bisa anda terapkan dalam bisnis
1.      Diversifikasi Bisnis. Bagi yang baru mulai bisnis, sebaiknya tidak langsung menjalankan strategi bisnis ini. Mengapa? Sebab strategi ini tergolong beresiko tinggi. Melakukan diversifikasi bisnis, berarti anda membangun sebuah produk baru untuk dilempar ke pasar (yang mungkin juga baru). Jika tidak dibarengi kesiapan yang baik, melakukan diversifikasi dapat menggoyahkan bisnis anda sebelumnya.
2.      Strategi menyerang. Strategi bisnis ini biasanya dijalankan untuk memperbesar tingkat penguasaan pasar. Pada strategi ini. biasanya promo besar-besaran dengan segala macam taktiknya dijalankan. Salah satu contohnya seperti menghadirkan program yang menarik bagi konsumen, seperti Beli 3 Gratis 1.
3.      Mengembangkan pasar. Strategi yang ini relatif lebih kalem. Karena dengan produk yang selama ini ada, pebisnis akan berupaya untuk mengeksplorasi pasar yang selama ini digarapnya agar bisa lebih maksimal. Strategi ini perlu kejelian dalam melihat pasar.
4.      Mengembangkan produk. Berkebalikan dengan strategi bisnis mengembangkan pasar, strategi ini melempar sebuah produk baru pada pasar yang selama ini digarap. Kelebihan strategi bisnis ini adalah karena pasarnya telah dikenali, sedang tantangannya adalah bagaimana membuat produk baru tersebut bisa diterima oleh pasar.

Perlukah merekrut karyawan dalam bisnis rumahan..??
Selain internet, modal, dan pengetahuan yang menyebabkan lingkungan yang dinamis. Menghire karyawan merupakan factor pendukung lainnya. Karena, Meski pun yang di jalankan adalah bisnis rumahan, namun jika selamanya dikerjakan sendirian, maka bisnis ini akan sulit berkembang. Sebab pertumbuhan bisnis akan menuntut banyak pekerjaan dan tidak mungkin dikerjakan sendiri. Artinya jika tetap mengerjakan bisnis sendirian saja, artinya kita menolak untuk bertumbuh.
Yang diperlukan adalah bukanlah menghindari karyawan, karena keberadaan mereka sangat penting untuk pertumbuhan bisnis, tetapi rekrut karyawan yang tepat dan kelola dengan baik. Karyawan adalah aset berharga, maka jadikan karyawan yang di rekrut memberikan nilai tambah bagi bisnis yang di jalankan.

Strategi Merekrut dan Mengelola Karyawan
Kita Merekrut dan Mengelola Karyawan untuk menumbuhkan bisnis kita. Berkaitan dengan menumbuhkan bisnis, ada dua alasan utama tujuan kita merekrut karyawan :
1.      Untuk menggantikan kita melakukan tugas-tugas yang bernilai rendah atau rutinitas sehingga kita bisa fokus pada pekerjaan yang bernilai dan penting. Jika kita sibuk mengurusi hal kecil dan tidak bernilai, maka bisnis kita tidak akan pernah tumbuh.
2.      Untuk mendapatkan dampak atau nilai langsung dari kehadiran karyawan tersebut. Dengan adanya karyawan tersebut, maka bisnis akan berkembang, misalnya jangkauan pasar menjadi lebih luas dan produktivitas semakin tinggi.

Reward and Punishment
Strategi merekrut karyawan untuk dua tujuan itu tentu akan sangat berbeda. Untuk tujuan pertama Anda hanya perlu merekrut karyawan dengan kemampuan sesuai dengan pekerjaannya. Jika Anda perlu orang untuk mengurusi tata buku, maka carilah karyawan yang mengerti tata buku.
Resiko untuk karyawan ini hanyalah kemalasan dan ketidak disiplinan. Strateginya adalah dengan menetapkan peraturan sejak awal. Sebelum Anda merekrut, tunjukan peraturan itu dan sangsi yang bisa dia dapatkan jika dia melanggar dan penghargaan yang bisa dia dapatkan jika dia patuh. Jangan ragu untuk menggunakan sistem reward and punishment.
Jangan ragu untuk memecat karyawan, ini memang berat, apalagi karyawan tersebut kenal baik bahkan bisa jadi saudara kita. Namun kita harus menjalankan bisnis secara profesional atau biarkan bisnis Anda bangkrut. Jadi itu pilihan Anda, apakah membiarkan bisnis bangkrut atau tegas dalam memberikan punishment termasuk pemecatan jika diperlukan, meski pun ini adalah jalan terakhir.

Perencanaan Bisnis Yang Matang
Jika Anda memiliki karyawan dan berat saat membayar gajinya, artinya ada perencanaan yang salah. Seharusnya kehadiran karyawan meningkatkan bisnis Anda, bukan menjadi beban. Karyawan yang memberatkan adalah karyawan yang tidak memberikan nilai tambah bagi bisnis Anda.
Ada dua penyebab, pertama kinerja karyawan yang tidak benar. Maka solusinya Anda harus meningkatkan kinerja karyawan tersebut agar memberikan nilai tambah bagi bisnis Anda.
Penyebab kedua, Anda kurang bisa mengoptimalkan potensi karyawan tersebut. Untuk itu, pikirkan cara mengoptimalkan potensi karyawan tersebut sehingga memberikan nilai tambah bagi perusahaan dan pemasukan perusahaan meningkat. Sehingga akan muncul kondisi ideal, dimana kehadiran karyawan memberikan keuntungan lebih bagi perusahaan, bukan sebaliknya.
Bagaimana jika karyawan menuntut gaji yang besar?
Jika perencanaan Anda sudah baik, ini tidak akan menjadi masalah. Anda harus mengambil tindakan tegas, jika kenaikan gaji karyawan tersebut tidak memberikan nilai tambah, maka jangan dilakukan. Dipecat saja? Ya, kenapa tidak? Tentu pertimbangkan kemungkinannya, bagaimana jika dipertahankan dan bagaimana jika dilepas? Ambillah keputusan yang tegas.
Seorang karyawan yang meminta kenaikan gaji, biasanya dia memiliki bargaining position yang kuat. Kemungkinan dia siap untuk dilepas. Jika menurut Anda bisa diganti oleh karyawan dengan gaji lebih rendah dan tidak akan menurunkan bisnis Anda, ganti saja. Jika seandainya akan menurun, maka pertimbangkan untung ruginya.
Kembali ke sistem. Anda juga harus merancang bahwa bisnis Anda tidak tergantung pada satu atau beberapa karyawan. Jika ada seorang karyawan berhenti dan mengganggu bisnis Anda, artinya ada masalah dengan sistem. Perbaikilah. Sistem yang baik tidak akan tergantung pada orang, sehingga kalau pun ada orang yang mengundurkan diri gara-gara masalah gaji yang tidak sesuai, Anda bisa menggantinya dengan mudah karena sistem yang kuat.

Referensi :
Sugi, Stephanus.  2010. 10 Prospek Electronic Business ( E-Business ) di Indonesia 2010.
Wijaya, Dedy Rahman.  2010. Strategi dan Kebijakan Pengembangan E-business 

0 komentar:

Posting Komentar

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...