Pengunjung!!!!


Tampilkan postingan dengan label Bangunan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Bangunan. Tampilkan semua postingan

Kota Terapung Masa Depan

Minggu, 14 Oktober 2012

Pernahkah Anda membayangkan kota terapung di laut ? Jauh dari keramaian dan keruwetan kota, melainkan seperti wonderland impian masa kanak-kanak dan tentu saja sejalan dengan konsep desain kota masa depan yang mesti ramah lingkungan. Seorang desainer mencoba menuangkan ide kota terapung itu dan memenangkan sebuah kontes desain mengenai kelautan.

"The Swimming City" didesain oleh Andras Gyorfi, bisa jadi adalah solusi terbaik untuk penggemar petualangan di laut atau mungkin bagi banyak orang yang memimpikan terbebas dari keruwetan hidup di kota untuk menikmati hidup yang simple di laut. Gyorfi - pemenang pertama kontes desain Seastead, berhasil menuangkan ide itu dengan baik. Desainnya meliputi fasilitas rekreasi seperti kolam renang yang luas, amphitheater outdoor, helipad, dan dermaga.


Konsep “The Swimming City” dengan nuansa warna soft earth dan taman di atas atapnya, seperti mimpi masa kanak-kanak seperti halnya kebutuhan masa kini untuk hidup ramah dengan lingkungan. Di tiap sudutnya, kota yang menyenangkan ini penuh dengan detil arsitektur yang bikin surprise. Tiap area dari wonderland terapung ini bisa dengan mudah diakses melalui jalan-jalan setapak yang cantik, demikian juga jendela-jendela bangunannya yang bentuk dan ukurannya bervariasi menambah karakter uniknya.




Untuk sekarang, kita hanya bisa membayangkannya saja, entah kapan konsep kota petualangan dan eksplorasi bebas stress ini akan diluncurkan.

Sumber: kaskus.us
Photobucket

Rumah Kaca Menakjubkan di London

Jumat, 20 April 2012

Rumah Kaca Menakjubkan di London

1Incredible Glass Penthouse in London
2Incredible Glass Penthouse in London
3Incredible Glass Penthouse in London


Rumah Kaca Menakjubkan di London
4Incredible Glass Penthouse in London
5Incredible Glass Penthouse in London
6Incredible Glass Penthouse in London
7Incredible Glass Penthouse in London

Rumah Kaca Menakjubkan di London

8Incredible Glass Penthouse in London
9Incredible Glass Penthouse in London
13Incredible Glass Penthouse in London


Rumah Kaca Menakjubkan di London

18Incredible Glass Penthouse in London

KEREN .... Rumah Kaca Menakjubkan di London

Sumber:http://www.klikunic.com/2012/04/keren-rumah-kaca-menakjubkan-di-london.html
Photobucket

10 Rumah Teraneh Didunia

Kamis, 19 April 2012

Banyak sekali bentuk-bentuk rumah di dunia ini dan biasanya model-modelnya juga mengikuti jaman. Model yang sedang ngetrend sekarang adalah rumah minimalis maka rumah di Jakartapun banyak yang dibangun dengan model jenis ini. Biasanya model-model baru akan bermunculan setiap beberapa tahun sehingga model baru pun akan menggantikan model baru. Akan tetapi ada beberapa model rumah yang klasik yang tidak berubah dari jaman ke jaman dan di ingat orang sepanjang masa. Dan inilah yang terjadi terhadap bangunan-bangunan dibawah ini. Beberapa bangunan-bangunan ini sedemikian uniknya sehingga menjadi bangunan bersejarah dari masa ke masa.

Residential Car-House di Salzburg, Austria
Rumah mobil ini dibangun di Salzburg, Austria, oleh arsitek Jerman, Markus Voglreiter, memakan biaya 1 million euros untuk membangun nya di tahun 2004. Informasi lebih lengkap tentang rumah mobil ini, bisa dibaca disini rumah mobil.

Casa Batllo di Barcelona, spanyol
Ketika pemilik rumah Josep Batllo, menunjuk arsitek Antoni Gaudi untuk merenovasi rumah nya di tahun 1877 di Barcelon, Spanyol, ternyata arsitek ini bukan hanya membuat perombakan radikal besar-besaran terhadap rumah tersebut tetapi juga menghasilnya maha karya yang masih diingat orang 100 tahun kemudian. Rumah ini selesai di bahun di tahun 1904.

Meseum Seni Frederick R. Weisman di Minneapolis, Amerika
Terletak di sungai Mississippi, Minneapolis, Amerika. Museum Seni Frederick R. Weisman di University of Minnesota ini mempunyai dua sisi yang berbeda. Di satu sisi (kampus sisi), penampilannya bisa berbaur dengan bangunan-bangunan sekitar nya yang dibangun dari batu-batuan. Di sisi lain, museum ini berbaur dengan bangunan dari besi. Museum ini adalah hasil karya arsitek Frank Gehry.

The Haines Shoe House di York County, Pennsylvania, Amerika
Di bangun tahun 1948 oleh pengusaha sepatu Mahlon Haines, rumah ini merupakan salah satu alat beriklan terkenal di jaman tersebut. Dimensi rumah ini adalah 48-foot panjang, 17 foot lebar, dan 25 foot tinggi mempunyai 3 kamar tidur, 2 kamar mandi, 1 dapur, dan 1 ruang tamu, dengan 5 lantai.

Guggenheim Museum di Bilbao, Spanyol
Arsitek Frank Gehry merancang museum Guggenheim Museum, terletak di kota pelabuhan di Bilbao, untuk menyerupai kapal.

Longaberger Co. di Newark, Ohio, Amerika
Bangunan menyerupai keranjang ini adalah kantor dari Longaberger Co. dibangun tahun 1997 dan selesai dua tahun kemudian. Bangunan ini mempunyai 7 tingkat dan terletak di Ohio adlah merupakan replika dari keranjang perusahaan Longaberger Co. Bangunan ini akan terlihat spektakular pada malam hari dimana cahaya lampu bersinar dari 84 jendela yang dipunyai 'keranjang' ini.

Country Music Hall of Fame and Museum di Nashville, Tennessee, Amerika
Country Music Hall of Fame and Museum in Nashville dibangun dengan bentuk kunci G (horizontal) dalam musik dan berbentuk piano. Biaya membangun nya adalah juta (sekitar Rp 335 milyar) dan museum ini mulai di buka di tahun 2001

Sydney Opera House di Sydney, Australia
Dirancang oleh arsitek Denmark dengan atap yang mirip kapal, Sydney Opera House dibuka bulan Oktober 1973 dan merupakan ikon paling terkenal dari Australia

Torre Galatea (Figueras, Spain)
Hal pertama yang anda lihat pasti telur raksasa yang ada di langit-langit. Museum ini dibangun oleh sang arsitek, Dali, untuk mengenang istri sang artis yang telah meninggal. Yang heran nya, rumah ini berdiri disamping gereja tempat Dali dibaptis di tahun 1904.

Ideal Palace of Ferdinand Cheval di Hauterives, Perancis
Di 1879, pak pos asal Perancis mulai pembangunan rumah ini dan baru selesai setelah 33 tahun kemudian. Rumah ini terbuat dari batu-batu yang bersastu dengan lemon dan semen. Rumah ini adalah karya seni yang maha besar.

sumber:http://andihendra.wordpress.com/beritahu-saya-yah%E2%80%A6/10-pulau-terindah-di-dunia/10-rumah-teraneh-di-dunia/
Photobucket

10 Rumah Mewah dari Barang Bekas

Limbah bahan yang direklamasi untuk struktur baru, dapat dibuat dari sekelompok ban ditumpuk atau perahu yang tidak lagi layak pakai, atau sebagian kompleks batu bata tua kembali diukir agar terlihat seperti baru. Kadang-kadang mereka pergi seperti apa adanya, usia memberikan rasa sejarah, dan kadang-kadang mereka diolah menjadi sesuatu yang tidak meninggalkan petunjuk asal-usul mereka.

1. Bottles & Cans
Untuk beberapa, mereka sampah, tetapi untuk orang lain, botol dan kaleng dibuang dapat menjadi bahan utama daur ulang rumah. Kaleng tomat diratakan berubah menjadi ubin pelindung eksterior sebuah rumah gunung di Patagonia, dan satu juta botol bir coklat dan hijau dibentuk menjadi sebuah kuil Budha di Thailand benar-benar menakjubkan. The 'Beer Can House' di Houston, Texas itu dibuat lebih dari 18 tahun dari 39.000 kaleng bir. Kaleng dipotong dan diterapkan pada hampir setiap permukaan, digunakan sebagai dinding, trim dekoratif dan pagar. Botol plastik digunakan untuk membangun sekolah di San Pablo, Filipina, menghasilkan struktur yang tiga kali lebih kuat dari beton.

2. Ships & Boats
Kapal dan perahu yang dinonaktifkan dapat dibawa di darat dan berubah menjadi tempat tinggal yang tidak biasa, yang menjadi pembicaraan di kota. 'Rumah Kapal' Dalmatia, Kroasia tentu contoh kreatif rumah daur ulang. Terletak di Selatan Pulau Bass di Lake Eerie di Masukan-in-Bay, Ohio, rumah terdiri dari bekas Lakes Boat Besar yang digunakan untuk pengiriman yang dibangun oleh Henry Ford dan melayani 50 tahun sebelum diistirahatkan. Atau, Anda bisa membuat kerajinan kayu didaur ulang menjadi sebuah rumah yang menakjubkan yang terlihat seperti sebuah kapal.

3. Glass Panels & Windows
Jendela kaca daur ulang, panel plexiglass dan bahkan kaca sampah diubah menjadi cahaya yang menyinari rumah. Kolonihavehus oleh seniman Tom Fruin mungkin bukan rumah yang utuh, tapi tentu menjadi sumber inspirasi untuk membangun rumah direklamasi hijau; itu seluruhnya terbuat dari panel plexiglass, dilakukan seniman untuk menciptakan efek kaca patri. Rumah lain di Freetown Christiania, sebuah komune di Kopenhagen, dibangun pada tahun 60-an menggunakan jendela daur ulang, mereka tidak pernah menyalakan lampu di siang hari. Dan akhirnya, rumah modular yang murah dapat dibangun dengan waktu kurang dari seminggu yang terbuat dari kaca limbah.

4. Barns
Di kota-kota berkembang, peternakan lebih sedikit dan jauh. tetapi itu tidak berarti bahwa lumbung besar yang indah harus dirobohkan. Banyak lumbung telah berubah menjadi menakjubkan, rumah-rumah pribadi yang luas, mereka hanya menambahkan utilitas dengan pembongkaran kayu dan kerajinan menjadi sesuatu yang baru. Rumah di Belgia mempertahankan bentuk tradisional dari gudang, dengan banyak kaca baru dan fasad rana berfungsi penuh untuk memberi cahaya alami dan ventilasi. Dibawahnya, terdapat sebuah balok berat untuk membentuk bilah yang melindungi dinding kaca bergelombang, membuat struktur sebelumnya padat, tampak terang dan lapang.

5. Shipping Containers
Kontainer pengiriman merupakan bahan yang ideal untuk membangun rumah dan struktur lainnya. Sementara mereka hanya ditinggalkan di galangan kapal. Sekarang mereka dikonfigurasi ke rumah-rumah kecil dan besar. Kontainer pengiriman sekarang banyak digunakkan untuk membuat rumah yang murah dan ramah lingkungan.

6. Grain Bins
Kuat dan kokoh, silo biji-bijian membentuk dasar dari rumah bulat, di pedesaan atau diberi sentuhan kontemporer. Dua silo bergabung dengan lorong untuk membentuk sebuah rumah di Midwest Amerika, yang lain membentuk struktur internal utama untuk rumah di Greensburg, Kansas. Silo telah menyamar menjadi rumah kedua, sehingga Anda tidak akan pernah menduga bahwa itu ada. Pada Gruene Homestead Inn di Texas, sebuah teras depan dari silo digunakan sebagai ruang tamu yang nyaman.

7. Tires
Ban adalah komponen bangunan utama rumah ekologis dikenal sebagai 'earthships'. Rumah-rumah, yang umum di padang pasir Amerika Serikat, juga ideal sebagai rumah murah di negara-negara dunia ketiga. Ban banyak sekali dan, ketika dikemas dengan lumpur, menyediakan massa termal untuk mengatur suhu internal bangunan. Mereka sering diplester kembali dengan campuran lumpur yang menyerupai adobe, meskipun kadang-kadang, mereka meninggalkan sisa lumpur yang terlihat. Gambar atas menunjukkan sebuah sekolah dalam konstruksi di Guatemala, yang kedua menggambarkan dinding di Earthship Virginia. Gambar ketiga menggambarkan bagaimana ban telah digunakan untuk memperkuat, rumah-rumah murah di Haiti yang dilanda gempa.

8. Pallets
Tahukah Anda bahwa palet pengiriman sering terbuat dari kayu? Setelah mereka digunakan beberapa kali untuk mengangkut beban berat, mereka dibuang, tetapi kayu ini bisa membuat blok bangunan rumah. Di Curacavi, Chili, rumah modern besar diberikan kelongsong terbuat dari palet dicat putih, yang memberikan pendinginan alam dan ventilasi, dan membiarkan cahaya. Palet dimodifikasi bahkan bisa digunakan untuk membuat perumahan yang cepat dan murah, digunakan untuk segala sesuatu dari dek depan ke dalam furnitur. Paletten modular Haus, dirancang oleh dua mahasiswa dari Universitas Wina untuk kompetisi arsitektur, modular dan hemat energi. Desain yang sama yang dapat dibangun hanya $ 11 per kaki persegi.

9. Reclaimed Wood
Kayu daur ulang dari berbagai sumber termasuk struktur dapat menambahkan karakter dan rasa sejarah untuk rumah, apakah itu digunakan sebagai aksen di antara bahan yang lebih modern atau sebagai bahan utama. The 'Treehouse dari Hyères', kiri atas, terbuat dari kayu dan benda yang ditemukan dan jelas dalam gaya pedesaan, kayu daur ulang masih mempertahankan beragam nuansa warna dan cat. Kayu reklamasi membentuk struktur inti dari sebuah rumah, kayu baru untuk kontras yang indah. Rumah ketiga, juga terbuat dari kayu baru dan bekas campuran, mencapai efek yang sama.

10. Stone
Batu tulis tidak lagi digunakkan untuk sejarah, tetapi kali ini untuk kedua atap dan fasad utara di pren Ty South Wales (atas). Sebuah villa batu di Portugal dibangun kembali, blok batu kali yang dikenakan disandingkan dengan kayu yang baru dan kaca agar terlihat modern. Keindahan batu adalah bahwa hal itu dapat diukir kembali menjadi batu bata dan tampak baru jika terlihat. Di Inggris, arsitek John Pawson menggunakan batu direklamasi untuk membuat Rumah Batu di Milan, yang merupakan brand baru.

sumber:http://webecoist.momtastic.com/2011/07/11/30-eco-chic-houses-made-of-10-types-of-recycled-materials/
Photobucket

7 Bangunan Bersejarah Di Indonesia

Indonesia banyak bangunan yang menyimpan nilai historis yang luhur, namun sebelas objek di bawah ini juga memiliki nilai arsitektur yang sangat tinggi.
Banyak mata yang sudah mengakui keindahan dan kemegahannya. Bila Anda sedang berlibur ke suatu daerah, tentunya tidak ingin melewatkan kesempatan untuk melihat bangunan, jembatan, mesjid atau berbagai peninggalan bersejarah lainnya, yang menjadi trade mark daerah tersebut.

Meskipun banyak yang bukan merupakan hasil karya bangsa ini, tak sedikit bangunan, mesjid bahkan jembatan yang merupakan karya para arsitek negeri sendiri yang memiliki nilai arsitektural yang tinggi. Kali ini kami khusus mengajak Anda "berwisata" ke berbagai peninggalan bersejarah tersebut yang tersebar di beberapa daerah.

1.Istana Maimun
Istana Maimun telah dinobatkan sebagai bangunan terindah di Kota Medan, Sumatera Utara. Terletak di kawasan Jl. Brigjen Katamso, istana megah ini selesai dibangun sekitar tahun 1888 dan merupakan warisan dari Sultan Deli Makmun Al Rasyid Perkasa Alamsyah. Sapuan warna kuning pada gedung ini merupakan warna khas Melayu.

Arsitekturnya yang unik adalah daya tarik utama dari Istana Maimun. Pengaruh Eropa terlihat jelas pada balairung atau ruang tamu, jendela, pintu dan sebuah prasasti di depan tangga yang bertuliskan huruf Latin, berbahasa Belanda. Sedangkan, ciri Islam muncul pada atapnya yang bergaya Persia yang melengkung, style yang banyak dijumpai pada bangunan-bangunan di kawasan Timur Tengah.

Bagian dalam Istana Maimun juga menarik untuk disusuri. Di balik dinding-dindingnya yang kokoh, terdapat puluhan kamar yang tersebar di dua lantai. Kemegahan pun terlihat pada singgasana, lampu kristal Eropa, kursi, meja maupun lemari. Foto-foto keluarga, senjata-senjata kuno, termasuk ruang penjara, juga ada di istana ini. Walaupun masih menyimpan benda-benda bernilai sejarah, Istana Maimun masih membolehkan wisatawan untuk berkunjung dan menikmati kemegahan sekaligus menyelami kejayaan Kesultanan Deli masa lalu.

2.Lawang Sewu
Membahas tentang arsitektur atau bangunan tua di Indonesia, tentu tak bisa lepas dari sebuah bangunan legendaris yang berdiri kokoh di Kota Semarang, tepatnya di kawasan Simpang Lima, yaitu Lawang Sewu. Bangunan yang artinya adalah "seribu pintu" ini, sesungguhnya bukan nama sebenarnya yang diberikan untuk bangunan ini.

Nama tersebut menjadi legendaris karena banyaknya jumlah pintu yang terdapat pada gedung keno ini. Dahulu, Lawang Sewu yang bergaya art deco adalah kantor perusahaan kereta api Belanda, NV Nederlandsch Indische Spoorweg Mastshappij (NIS) dan bangunan ini merupakan salah satu karya terbaik arsitek Prof. Jacob K. Klinkhamer dan B.J. Oudang.

Pemerintah Kota Semarang sendiri telah menetapkan Lawang Sewu sebagai salah satu gedung yang dilindungi. Predikat ini layak disandang oleh Lawang sewu karena gedung ini juga merupakan saksi sejarah Indonesia saat pecahnya perang sengit selama 5 hari di Semarang, antara Angkatan Muda Kereta Api melawan kompetai dan Kido Buati, Jepang.

3.Taman Sari
Taman bunga yang indah. Begitulah kira-kira arti dari nama Taman Sari. Areal pemandian ini merupakan kompleks bangunan yang sangat indah dan menjadi aset Keraton Yogyakarta. Dibangun setelah Perjanjian Giyanti pada tahun 1755, tempat ini memang didesain sebagai tempat pengasingan diri Sultan Yogyakarta dan keluarganya dari hiruk pikuk dunia. Meskipun sempat luluh lantak terguncang gempa, saat ini Taman Sari sudah kembali terlihat cantik.

Taman Sari memang dirancang sedemikian rupa agar bisa menghadirkan ketenangan bagi siapapun yang berada di dalamnya. Bangunan ini juga mencerminkan style yang multikultur (Portugis, Belanda, Cina, Jawa, Hindu, Buddha, Nasrani, dan Islam). Kolam mungil dengan air mancurnya yang jernih dan pohon-pohon berbunga, menambah keasrian tempat ini. Sekaligus menjadikannya sebagai lokasi peristirahatan yang sempurna.

4.Tongkonan
Selain bangunan peninggalan kolonial, Indonesia juga memiliki sejumlah rumah adat dengan bentuk atau desain yang unik. Bangunan ini memang bukan karya seorang arsitek era modern yang menguasai segudang teori. Melainkan kreasi sekelompok manusia yang masih mencintai serta menjunjung tinggi adat istiadat yang diwariskan oleh leluhurnya. Dan Tongkonan, rumah adat masyarakat Tana Torja di Sulawesi Selatan, adalah salah satunya.

Tongkonan memang memiliki ciri khas tersendiri dibanding rumah adat lainnya. Rumah ini berupa rumah panggung dari kayu. Atapnya yang terbuat dari susunan bambu yang dilapisi ijuk hitam serta bentuknya yang melengkung seperti perahu telungkup, membuat rumah ini mirip dengan Rumah Gadang, rumah adat masyarakat Minang atau Batak. Dinding rumah yang terbuat dari kayu, juga diukir dengan aneka ukiran khas Toraja.

Ciri lain yang paling menonjol pada Tongkonan adalah adalah kepala kerbau beserta tanduknya yang meliuk indah yang disusun pada sebuah bang utama di depan setiap rumah. Jumlah kepala kerbau yang ada di setiap rumah bisa berbeda. Semakin banyak "hiasan" ini di sana, maka semakin tinggi derajat keluarga yang tinggal di dalamnya. Karenanya. Tongkonan juga menjadi salah satu daya tarik wisata Tator dan banyak diminati para pecinta foto.

5.Jembatan Mahakam
Bicara soal arsitektur tak terbatas hanya pada bangunan, rumah atau gedung. Nah, untuk kategori ini, Jembatan Mahakam 2 atau yang juga dikenal dengan Jembatan Tenggarong di Kalimantan Timur, menjadi salah satu pilihan.

Melintang di atas Sungai Mahakam di tepian Kota Tenggarong, jembatan ini adalah yang ke dua setelah Jembatan Mahakam I yang berada di tengah Kota Samarinda. Namun demikian, Jembatan Mahakam 2 mempunyai desain yang menarik dibanding "saudara tuanya" atau jembatan lainnya di Nusantara. Jembatan ini tergolong suspension cable bridge dan berdesain nyaris sama dengan Golden Gate di San Francisco, Amerika Serikat.

Wajar saja bila jembatan yang membentang sejauh sekitar 710 meter ini tak hanya berfungsi sebagai sarana transportasi, tapi juga menjadi daya tarik bagi wisatawan yang berkunjung ke Tenggarong. Menjelang senja, lampu-lampu yang terpasang pada tiang dan kebel-kabelnya akan menyala dan menyajikan sebuah panorama yang indah.

6.Mesjid Istiqlal

Jakarta yang serba modern dan dipenuhi gedung kaca, ternyata masih memiliki bangunan bersejarah dengan desain yang indah, yaitu Mesjid Istiqlal. Rumah ibadah umat muslim yang megah ini telah lama menjadi salah satu landmark Jakarta. Kokoh berdiri di atas areal seluas 9,5 hektar dan berkapasitas hingga 8.000 orang, mesjid hasil karya arsitek Indonesia, F Silaban ini, pernah menjadi yang terbesar di Asia Tenggara, sekaligus menjadi kebanggaan umat muslim Ibukota dan Indonesia. Dibangun pada masa-masa awal kemerdekaan, mesjid ini memang melambangkan kemerdekaan, sesuai dengan arti dari nama yang disandangnya.

Mesjid Istiqlal mempunyai sebuah kubah raksasa berwarna putih yang bentuknya seperti bola dibelah dua. Layaknya mesjid lain di dunia, Mesjid Istiqlal ini juga dilengkapi sebuah menara yang tingginya menggambarkan jumlah ayat yang ada pada kitab suci Al Qur'an. Sebuah bedug raksasa ikut menambah keunikan mesjid ini. Ukurannya yang amat besar, menobatkan bedug ini sebagai bedug terbesar di Indonesia!

7.Gedung Sate
Di Kota Bandung yang sejuk, Anda juga bisa menjumpai sebuah bangunan dengan arsitektur yang lain dari yang lain. Dibangun pada era kolonial Belanda, Gedung Sate, demikian gedung ini banyak disebut, merupakan salah satu daya tarik yang ada di Kota Kembang. Nama Gedung Sate sendiri muncul karena sebuah ornamen yang terlihat seperti tusuk sate di puncak menara utamanya.
Gedung Sate hasil rancangan Ir.J.Gerber, arsitek kenamaan lulusan Fakultas Teknik Delf Nederland dan timnya ini, selesai dibangun pada tahun 1924.

Bangunan ini mengadopsi gaya arsitektur era Renaissance Italia. Namun, pada bagian tengahnya terdapat menara bertingkat yang mirip dengan atap meru atau pagoda. Oleh sebab itulah, kalangan arsitek menilai bahwa Gedung Sate memiliki rancangan yang "berani beda" dan tak populer di zamannya.

Kini, di depan bangunan ini terdapat sebuah monumen untuk mengenang gugurnya para pejuang Jawa Barat saat mempertahankan Gedung Sate dari serangan pasukan Gurka. Setiap hari Minggu atau hari libur nasional, gedung ini selalu dipenuhi wisatawan.

Usai menikmati kemegahan gedung ini dari luar, Anda bisa menuju menaranya untuk menyaksikan benda-benda bersejarah. Atau bisa juga sekadar bersantai di kafe yang ada di gedung ini sambil menikmati suasana dan udara Kota Bandung yang sejuk dan segar.

sumber:http://tu7ukutu.blogspot.com/
Photobucket
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...