Pengunjung!!!!


Tampilkan postingan dengan label Future. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Future. Tampilkan semua postingan

3 Ponsel Dengan Layar Transparan

Minggu, 21 Oktober 2012

Pernah menbayangkan tentang bagaimana bentuk ponsel di masa depan? Sebagian besar dari kita pasti pernah membayangkan ponsel masa depan dengan layar transparan. Ternyata cikal bakal ponsel dengan layar transparan di masa depan sudah diproduksi massal bahkan dipasarkan secara luas oleh beberapa vendor ponsel terkemuka dunia. Hingga kini setidaknya sudah ada 3 buah ponsel dengan layar transparan yang bukan hanya sekadar konsep melainkan juga diproduksi massal dan dijual untuk umum. Inilah mereka..
1) Sony Ericsson Xperia Pureness



Layar : 1.8-Inch, transparan monokrom, 240 x 320 pixel
Rilis : November 2009
Harga Baru : ± Rp9.300.000
Spesifikasi Lengkap : Sony Ericsson Xperia Pureness

2) Lenovo S800



Layar : 2.4-Inch, transparan berwarna, 320 x 240 pixel
Rilis : November 2011
Harga Baru : ± Rp4.900.000
Spesifikasi Lengkap : Lenovo S800

3) Explay Crystal


Rilis : Juli 2012
Harga Baru : ± Rp2.135.000

Tertarik untuk memilikinya?

Photobucket

Kota Terapung Masa Depan

Minggu, 14 Oktober 2012

Pernahkah Anda membayangkan kota terapung di laut ? Jauh dari keramaian dan keruwetan kota, melainkan seperti wonderland impian masa kanak-kanak dan tentu saja sejalan dengan konsep desain kota masa depan yang mesti ramah lingkungan. Seorang desainer mencoba menuangkan ide kota terapung itu dan memenangkan sebuah kontes desain mengenai kelautan.

"The Swimming City" didesain oleh Andras Gyorfi, bisa jadi adalah solusi terbaik untuk penggemar petualangan di laut atau mungkin bagi banyak orang yang memimpikan terbebas dari keruwetan hidup di kota untuk menikmati hidup yang simple di laut. Gyorfi - pemenang pertama kontes desain Seastead, berhasil menuangkan ide itu dengan baik. Desainnya meliputi fasilitas rekreasi seperti kolam renang yang luas, amphitheater outdoor, helipad, dan dermaga.


Konsep “The Swimming City” dengan nuansa warna soft earth dan taman di atas atapnya, seperti mimpi masa kanak-kanak seperti halnya kebutuhan masa kini untuk hidup ramah dengan lingkungan. Di tiap sudutnya, kota yang menyenangkan ini penuh dengan detil arsitektur yang bikin surprise. Tiap area dari wonderland terapung ini bisa dengan mudah diakses melalui jalan-jalan setapak yang cantik, demikian juga jendela-jendela bangunannya yang bentuk dan ukurannya bervariasi menambah karakter uniknya.




Untuk sekarang, kita hanya bisa membayangkannya saja, entah kapan konsep kota petualangan dan eksplorasi bebas stress ini akan diluncurkan.

Sumber: kaskus.us
Photobucket

Google Tawar Kaskus 475 Milyar

Jumat, 21 September 2012

Didirikan oleh Andrew Darwis, Ronald Stephanus dan Budi Dharmawan dengan modal US$ 7, perjalanan ‘hidup’ KASKUS tidak sepenuhnya mulus. Di awal kemunculan, KASKUS kesulitan menggaet anggota, rata-rata jumlah anggota baru adalah tiga per minggu. Namun seiring pekembangan internet, KASKUS menjadi perusahaan profesional di bawah bendera PT Darta Media Indonesia. Melalui forum jual beli, KASKUS mampu menyetak pertumbuhan pendapatan iklan hingga 100%.


Keberhasilan Kaskus :
“Tidak ada langkah khusus yang dilakukan KASKUS karena kami tumbuh dengan sendirinya melalui kaskuser (nama panggilan bagi anggota forum KASKUS),” kata CEO KASKUS, Andrew Darwis.
Salah satu cara menarik anggota baru adalah melakukan penambahan fitur, membuka forum baru bila ada permintaan serta peningkatan jumlah server.

Keberhasilan KASKUS sebagai forum komunitas terbesar di tanah air bisa dilihat dari beberapa indikator.

Pertama, jumlah anggota. Hingga saat ini anggota KASKUS mencapai hampir 4 juta orang yang berasal dari dalam dan luar negeri . Tahun 2008 ke 2009 pertumbuhannya mencapai lebih dari 150% dan peningkatan tersebut juga memberi indikasi bahwa akses ke internet semakin membaik dan berkembang

Kedua, jumlah page view. Per bulan Agustus 2011 totalnya mencapai 838 juta atau setara 20 juta setiap hari. KASKUS juga sudah mempunyai lebih dari 408 juta posting. Dari sekian banyak konten dalam Kaskus.us, konten Jual Beli dan Lounge lah yang menjadi favorit dan banyak dikunjungi oleh Kaskuser. “Untuk jumlah transaksi tidak bisa diketahui secara nominal pastinya karena semua transaksi dilakukan antara Kaskuser secara langsung, baik melalui COD (cash on delivery), transfer antar rekening ataupun jasa rekening bersama dimana pihak KASKUS tidak terlibat langsung dalam transaksi jual beli. Kami hanya sebatas sebagai penyedia wadah melakukan jual beli barang,” jelas penyandang gelar Master Computer Science, Univeristas Seattle, Amerika Serikat yang lahir pada 20 Juli 1979 ini.

Berapa Pendapatan Kaskus?
Pendapatan KASKUS dari pemasukan iklan juga semakin meningkat pesat. Dulu perusahaan sulit meyakinkan pengiklan untuk beriklan. Tapi kini keadaan tersebut berbeda 180 derajat. Pemasukan iklan ke perusahaan mengalir deras. Banyak brand-brand besar yang akhirnya percaya untuk memasang iklan dihalaman web KASKUS. “Yang pasti prosentase nya terus meningkat dari tahun 2009 hingga sekarang. Kenaikan bisa lebih dari 100% per tahun,” klaim Andrew.

Besarnya KASKUS tak luput dari loyalitas anggota yang bersedia berbagi informasi meski tidak dibayar sepeser pun. Anggota merasa mendapatkan manfaat dari anggota yang loyal, akhirnya berbalik menjadi anggota loyal yang berusaha memberikan kontribusi ke KASKUS yang akhirnya merekrut anggota baru yang berpotensi menjadi anggota loyal baru.

Menurut Andrew, siklus dari mulut ke mulut yang membuat KASKUS semakin bertumbuh besar dan bergerak agresif. Ini yang menjadi keunikan KASKUS, orang datang ke KASKUS untuk mencari sesuatu entah itu informasi atau barang. KASKUS selalu berusaha untuk memenuhi apa yang dibutuhkan anggota dan terus mengajak Kaskuser untuk membuat thread yang bermutu. “KASKUS ibarat sebuah negara yang terdiri dari 4 juta anggota, diisi dari berbagain macam orang dengan karakteristik dan kebutuhan yang berbeda. Tantangannya adalah bagaimana memenuhi kebutuhan yang berbeda-beda tersebut dan semuanya bisa terpuaskan,” jelas Andrew menganalogikan.

Dan Akhirnya Mbah Google Turun Tangan :
Karena terus tumbuh, KASKUS pun mendapat banyak tawaran yang menggiurkan. Diantaranya tawaran untuk bergabung menjadi keluarga Yahoo dan Google. Dua raksasa dunia maya tersebut tertarik untuk meminang KASKUS. Bahkan Google berani membeli KASKUS seharga US$ 50 juta atau setara dengan Rp 475 miliar. Meski mengaku senang, Andrew dan rekan enggan menerima tawaran menarik tersebut.
“Bukannya enggan menerima tawaran tersebut, hanya saja bila melakukan kerjasama kami menginginkan ada kesamaan visi dan misi yang nantinya akan membawa KASKUS ke arah yang lebih baik lagi,” jawabnya. (Acha/SWA)




sumber :http://bersodagembira.blogspot.com/2012/09/google-tawar-kaskus-475-milyar.html
Photobucket

Game PlayStation buat Android


(Foto: Ibtimes)


TOKYO - Sony mengumumkan bahwa platform game mobile baru yang bernama PlayStation Mobile akan dapat dimainkan di tablet maupun smartphone Android mulai 3 Oktober 2012. Sehingga, para penggemar game akan dapat mencicipi game yang ada di PlayStation melalui perangkat Android miliknya.

Dilansir IBTimes, Kamis (20/9/2012), ada 30 game yang akan tersedia melalui PlayStation Mobile. Game tersebut berasal dari studio pengembang Sony maupun game yang diciptakan melalui pihak ketiga.

Selain itu, Sony juga mengumumkan bahwa pada November mendatang, perusahaan produsen konsol game asal Jepang itu akan meluncurkan Playstation Mobile Developer Program. Program tersebut memungkinkan para developer independen untuk mengakses Playstation Mobile SDK (Software Development Kit) serta memulai game buatannya sendiri.

Kabarnya, PlayStation Mobile ini diharapkan mampu menggenjot penjualan konsol genggam PlayStation Vita. Konsol tersebut tercatat telah terjual 61 ribu unit dalam pekan pertama peluncurannya di Inggris, februari lalu.

Ketimbang PlayStation Vita, PlayStation Portable (PSP) mencatatkan angka penjualan lebih tinggi dengan mencapai lebih dari 185 ribu unit dalam masa awal peluncurannya.

Game PlayStation Mobile yang berukuran file kecil juga akan tersedia melalui PlayStation Store. Akun milik gamer akan terhubung dengan perangkat mobile, sehingga game yang telah dibeli tersebut akan tampil di smartphone atau tablet mereka. (fmh)



sumber :http://techno.okezone.com/read/2012/09/19/326/692313/game-playstation-dapat-dimainkan-di-smartphone-android
Photobucket

Fakta Mengejutkan Arsitektur Server Google

Rabu, 19 September 2012



Seringkali Google tutup mulut ketika ditanya tentang rahasia arsitektur pelayanan service sebagai searching engine terbaik di dunia. Namun beberapa hari lalu seperti dilansir dari situs Cnet.com Google mengungkap sedikit tentang cikal bakal arsitektur servernya.



Ketika kebanyakan perusahaan membeli server bulit up dari vendor ternama macam Dell, HP, IBM atau Sun Microsystem, Google yang saat ini mempunyai ribuan server bahkan mendesain dan membangun server sendiri sebagai server rakitan seperti yang biasa kita lakukan ketika merakit sebuah komputer dari perpheral yang dijual terpisah.


Server pertama Google adalah komputer dengan tebal 3,5 inchi yang dijadikan 2 unit rak. 2 Prosesor, 2 hard drive, dan delapan slot memory yang ditanam pada motherboard gigabyte yang menemani 2 Prosessor x86 milik AMD dan Intel.


Yang paling mengejutkan adalah sumber tenaga yang saat ini menghabiskan 250 kilowatts dengan 1,160 server dulunya menggunakan baterai 12 volt sebagai tenaga cadangan ketika terjadi masalah dengan sumber tegangan listrik. Mungkin terdengar aneh, bahkan orang orang yang selama ini menjalankan sistem di Google sebagai pekerja tidak hanya terkejut dengan arsitektur tenaga cadangan berupa baterai yang digunakan oleh google namun fakta bahwa pihak Google telah menjadikan hal ini sebagai rahasia selama beberapa tahun. Bahkan desain arsitektur semacam ini telah berlaku selama tujuh generasi terhitung mulai tahun 2005 sampai sekarang.

Dikonfirmasi mengenai tujuan penerapan sistem ini, konsep mengenai masalah penghematan sumber daya energi listrik lah yang menjadi alasan utama. Bahkan dengan penerapan sistem seperti ini pihak Google mengaku telah menghemat biaya operasional yang tidak sedikit. Hasil riset yang dilakukan google jika dibandingkan dengan penggunaan uninterruptible power supplies (UPS), penggunaan baterai akan menghemat sebanyak 8%lebih efisien dari UPS, yakni mendekati 99% efisiensi. Bahkan pengunaan baterai sebagai tenaga cadangan diklaim tidak terdapat energi yang terbuang secara percuma. Jadi sudahkah anda percaya mesin pencari yang mungkin sekarang ini anda gunakan dulunya hanya berjalan di atas tenaga baterai 12 volt.

sumber: http://www.gallerydunia.com/2011/12/fakta-mengejutkan-arsitektur-server.html
Photobucket

Smartphone yang Menghadang Laju iPhone 5














- Kehadiran iPhone 5 memang begitu 'ditunggu', bukan hanya oleh para penggemarnya, namun juga oleh para pesaingnya yang telah lebih dahulu diumumkan ke publik, bahkan ada beberapa yang sudah melenggang di pasar smartphone.

Smartphone generasi keenam dari Apple itu tentu telah dipersiapkan sematang mungkin untuk tetap dapat meraih sukses di pasar seperti para pendahulunya. Secara garis besar, iPhone 5 hadir dengan suguhan layar lebih besar, prosesor lebih cepat, kamera lebih baik, dan baterai yang diklaim dapat menghidupi perangkat lebih lama ketimbang iPhone 4S.

Namun, jika kita bicara tentang smartphone pada umumnya, tampaknya dalam beberapa kasus ada beberapa perangkat yang telah melampau iPhone di sejumlah kategori. Seperti kita ketahui, saat ini ada sejumlah smartphone yang hadir dengan fitur layar beresolusi 720p, konektivitas 4G LTE, dan bahkan NFC - yang dengan teknologi ini dapat membantu produsen untuk ditanamkannya lebih banyak fitur ke dalam smartphone-nya.

Dengan begitu banyaknya smartphone unggulan di pasar, konsumen pun kian dimanjakan dengan banyaknya pilihan dengan harga yang juga beragam untuk setiap perangkat. Berkat nama besar Apple, iPhone 5 tampaknya bakal tetap menjadi primadona, walaupun masih ada sejumlah perangkat unggulan lain yang juga siap untuk memanaskan persaingan di pasar smartphone.

Lantas, smartphone apa saja yang siap memanaskan persaingan dan menghadang laju iPhone 5 di pasar, berikut akan kami sajikan satu per satu:

Samsung Galaxy S III: tak diragukan lagi Galaxy S III dengan berbagai spesifikasi dan sejumlah fitur yang dibawanya bakal menjadi pesaing utama untuk iPhone 5. Di pasar smartphone, Galaxy S III juga telah membuktikan kiprah apiknya yang penjualannya telah diklaim Samsung telah mencapai 20 juta unit hanya dalam 100 hari sejak diluncurkan untuk pertama kalinya.

HTC One X: sama dengan Galaxy S III, smartphone unggulan HTC ini juga telah hadir sejak beberapa waktu lalu. Namun dengan menilik berbagai spesifikasi yang disematkan di dalamnya. Salah satunya adalah Super-LCD 2 berukuran 4.7 inchi beresolusi 720p, yang menjadikan HTC One X sebagai salah satu perangkat dengan layar paling atraktif. Ditambah dengan berbagai fitur lainnya, One X pun masih relevan untuk dapat memanaskan persaingan di pasar smartphone unggulan, di mana iPhone 5 sebagai salah satu pesertanya.

Motorola DROID RAZR MAXX HD: smartphone yang menyajikan fitur layar Super AMOLED 4.7 inchi dengan resolusi 720p ini baru diungkap ke publik minggu lalu. Selain dipaket dengan fitur layar nan apik, sejumlah spesifikasi dari smartphone ini juga terbilang cukup mumpuni untuk bisa disandingkan sebagai pesaing iPhone 5. Baterai berkapasitas 3.300 mAh, pada DROID RAZE MAXX HD berkemungkinan dapat ‘membungkam’ kemampuan baterai pada iPhone 5 yang sekarang diklaim lebih kuat ketimbang pendahulunya, iPhone 4S.

LG Optimus G: perangkat ini diumumkan secara resmi akhir Agustus lalu dan dilaporkan bakal hadir berbekal prosesor quad-core Snapdragon S4 Pro, layar IPS 4.7 inchi dengan resolusi 1280 x 768, kamera 13 megapiksel, RAM 2 GB, support jaringan LTE, serta fitur NFC. Secara keseluruhan lewat spesifikasi yang ditawarkan, Optimus G sudah cukup memiliki ‘modal’ untuk bersaing di pasar smartphone high-end, termasuk tentunya dengan iPhone 5.

Nokia Lumia 920: smartphone pertama berbasis Windows Phone 8 vendor asal Finlandia ini, benar-benar dipersiapkan begitu matang oleh sang produsen untuk mengarungi pasar smartphone high-end. Dengan layar berdiagonal 4.5 inchi, prosesor dual-core 1.5 GHz Snapdragon S4, fitur NFC, konektivitas LTE, plus desain unik khas Nokia dengan pilihan warna atraktif, smartphone ini cukup memiliki modal untuk bertarung dengan para pesaingnya. Di samping itu semua, kamera 8 megapiksel pada Lumia 920 juga telah ditanamkan teknologi PureView, yang tentunya bakal menaikkan ‘nilai jual’ dari smartphone itu sendiri.

sumber: http://gadget.lintas.me/go/dunia-berita.com/gabungan-5-smartphone-yang-akan-menghadang-laju-iphone-5/
Photobucket

Nama-Nama Indonesia pun Tertera di Angkasa


Planet minor adalah istilah yang digunakan untuk obyek langit non planet atau komet yang mengitari Matahari. Planet minor pertama yang ditemukan adalah Ceres pada tahun 1801 yang kemudian dikenal juga sebagai planet katai setelah IAU melakukan redenefinisi terhadap klasifikasi planet di tahun 2006.
Sampai dengan Desember 2010, sudah 257.455 planet minor yang sudah diberi nomor identifikasi / kodifikasi dari 535000 lebih planet minor yang sudah ditemukan. Dan dari 257.455 planet minor itu baru sekitar 16154 planet minor yang sudah memiliki nama resmi. Di antara ribuan nama tersebut, beberapa di antaranya memiliki nama Indonesia, yang diberikan sebagai penghargaan ataupun pengingat akan suatu tempat dan kejadian.

Nama Asteroid Berdasarkan Nama Mantan Kepala Observatorium Bosscha


Observatorium Bosscha. kredit : ivie
Yang terbaru, pada bulan November 2010, IAU memberikan 4 nama Indonesia sebagai nama 4 asteroid yang berada di Sabuk Utama Asteroid. Keempat nama tersebut merupakan nama-nama mantan kepala Observatorium Bosscha yang diberikan oleh IAU sebagai penghargaan kepada Observatorium Bosscha yang merupakan observatorium di Indonesia sekaligus yang memiliki peran penting dalam sejarah perkembangan astronomi di langit selatan.
Keempat nama tersebut diberikan pada 4 asteroid yang ditemukan oleh suami istri Cornelis Johannes van Houten dan Ingrid van Houten-Groeneveld yang melakukan analisa dari plat fotografi yang diambil oleh Tom Gehrels tanggal 16 Oktober 1977 dalam Palomar – Leiden Trojan Survey. Penemuan asteroid – asteroid tersebut dilakukan dengan menggunakan teleskop Schmidt 122cm di Observatorium Palomar. Dalam pengamatan tersebut, pemotretan dilakukan dengan menggunakan 68 plat untuk melakukan survei trojan di antara Mars- Jupiter. Di antara planet minor yang ditemukan, 4 asteroid yang diberi nama berdasarkan nama mantan kepala Observatorium Bosscha adalah :

12176 Hidayat / 3468 T-3 
Bambang Hidayat promotor astronomi di Indonesia. Ia dikenal dalam pekerjaannya di bidang bintang ganda tampak dan bintang dengan garis emisi H. Ia juga menjadi direktur Observatorium Bosscha di Lembang dari 1968 – 1999 dan menjadi Wakil Presiden IAU dari 1994 – 2000.


Asteroid 12176 Hidayat. Kredit : NASA
12177 Raharto / 4074 T-3.
Diambil dari nama Moedji Raharto, seorang astronom Indonesia sekaligus dosen senior di Astronomi ITB. Ia pernah menjabat sebagai kepala Observatorium Bosscha dari tahun 1999 – 2004. Moedji bekerja dalam bidang Struktur Galaksi berdasarkan katalog Hipparcos dan IRAS-Point Source catalogue.


Asteroid 12177 Raharto. Kredit : NASA
12178 Dhani / 4304 T-3
Diambil dari nama astronom dan ahli Fisika Matahari Indonesia Dhani Herdiwijaya yang juga pernah menjabat sebagai direktur Observatorium Bosscha pada tahun 2004- -2006. Ia dikenal dengan pekerjaannya dalam hal bintang ganda, aktivitas magnetik Matahari dan kaitannya dengan cuaca dan iklim.


Asteroid 12178 Dhani. Kredit : NASA
12179 Taufiq / 5030 T-3
Dinamakan berdasarkan nama Taufiq Hidayat yang pernah menjabat sebagai Kepala Observatorium Bosscha pada tahun 2006 – 2010. ia dikenal untuk pekerjaannya dalam bidang Tata Surya dan transit Extrasolar serta aktif menentang efek urbanisasi di sekeliling Observatorium Bosscha. Atau dengan kata lain problematika pembangunan di sekeliling Bosscha yang mengancam keberadaan Bosscha sebagai observatorium penelitian.


Asteroid 12179 Taufiq. Kredit : NASA
Selain ke-4 nama tersebut, sebelumnya sudah ada beberapa nama mantan kepala Bosscha yang juga diabadikan sebagai nama asteroid yakni :

2019 van Albada / 1935 SX1 
Asteroid ini ditemukan tanggal 28 September 1935 oleh H. van Gent seorang astronom Belanda yang melakukan pengamatan dari Leiden Southern Station dan the Union Observatory di Johannesburg Afrika Selatan. Dinamakan berdasarkan nama Gale Bruno van Albada yang menjadi kepala Observatorium Bosscha pada bulan Mei 1949 s.d Juli 1958. Van Albada sendiri merupakan perintis pendidikan astronomi di Indonesia dan diangkat sebagai guru besar astronomi ITB pada tahun 1951.

5408 Thé / 1232 T-1

Dianamakan berdasarkan nama Thé Pik Sin, yang menjabat sebagai kepala Observatorium Bosscha dari 1959 -1968. Asteroid ini ditemukan oleh Cornelis Johannes van Houten, Ingrid van Houten-Groeneveld dan, Tom Gehrels pada 25 Maret 1971 dari pengamatan di Observatorium Palomar. Nama Thé diberikan sebagai penghargaan pada Thé Pik Sin pada ulang tahunnya yang ke-65.

Nama Asteroid Berdasarkan Kontribusi dari dan untuk Astronomi Indonesia

Selain nama-nama tersebut ada beberapa nama yang juga diberikan oleh IAU pada nama planet minor sebagai penghargaan atas kontribusi mereka dalam astronomi dari Hindia Belanda atau Indonesia, yakni :

5494 Johanmohr / 1933 UM1
Ditemukan pada tahun 1933 oleh Karl Wilhelm Reinmuth di Heidelberg dan diberi nama johanmohr sebagai penghargaan atas kesuksesan kontribusi Pendeta Johan Maurits Mohr (1716-1775) dalam pengamatan astronomi dan meteorologi. Termasuk di dalamnya pengamatan okultasi Venus di Batavia pada tahun 1761 dan 1769 dari observatorium pribadinya di Molenvliet, Batavia, Hindia Belanda (sekarang Indonesia).
2378 Pannekoek / 1935CY
Dinamakan beradasarkan nama astronom Belanda Antonie Pannekoek dan ditemukan oleh H. van Gent tanggal 13 Februari 1935 di Johannesburg (LS). Pannekoek merupakan pembimbing dari G.B. van Albada dan memiliki peran yang besar bagi astronomi di Indonesia.

10966 van der Hucht / 3308 T-1
 
Ditemukan 26 Maret 1971 oleh C. J. van Houten, I. van Houten-Groeneveld dan T. Gehrels. Karel A. van der Hucht adalah astronom di Space Reserach Center Utrecht dan bekerja aktif dalam kajian bintang Wolf-Rayet dan menyusun Catalogue of Galactic Wolf-Rayet Stars. Saat ini ia menjabat sebagai penasehat dalam Komite Eksekutif IAU.
11431 Karelbosscha / 4843 T-1
Ditemukan pada tanggal 13 Mei 1971 oleh pasangan suami istri C. J. van Houten dan I. van Houten-Groeneveld di Leiden berdasarkan plat foto obyek planet minor yang diambil oleh T. Gehrels di Palomar Observatory. Asteroid ini dinamakan berdasarkan nama Karel Albert Rudolf Bosscha (1865-1928), seorang pengusaha kebun teh Belanda di Malabar, Jawa Barat yang bersama-sama dengan keponakannya Rudolf Albert Kerkhoven memberikan kontribusi besar pada pembangunan observatorium di Lembang. Di Indonesia, nama Bosscha selain digunakan sebagai nama observatorium juga digunakan pada nama salah satu ruang kuliah di Program Studi Fisika. Selain itu, Bosscha dan Kerkhoven dalam kaitan Leids Kerkhoven-Bossca Fonds masih memberikan bantuan bagi kelangsungan riset astronomi di Indonesia.
 
11432 Kerkhoven / 1052 T-2
Ditemukan tanggal 29 September 1973 oleh pasangan suami istri C. J. van Houten dan I. van Houten-Groeneveld di Leiden berdasarkan plat foto obyek planet minor yang diambil oleh T. Gehrels di Palomar Observatory. Rudolf Albert Kerkhoven (1879 – 1940) merupakan salah seorang tokoh Belanda yang memberikan kontribusi bagi pendirian dan keberlangsungan Observatorium bosscha di Lembang bersama sang paman Karel Albert Rudolf Bosscha. Warisannya sampai saat ini masih mendukung riset Astronomi di Indonesia dan Belanda di bawah bendera Leids kerkhoven-Bossca Fonds, yang memberikan bantuan dana bagi kebutuhan riset dan pendidikan astronomi di Indonesia.
Nama asteroid berdasarkan nama tempat di Indonesia maupun yang memiliki keterkaitan dengan Indonesia adalah :

536 Merapi / 1904 OF
Ditemukan 11 Mei 1904 oleh G. H. Peters di Washington dan dinamai berdasarkan nama gunung Merapi / Marapi Sumatera Barat yang merupakan situs ekspedisi dari US Naval Observatory dan beberapa ekspedisi lainnya saat melakukan pengamatan gerhana Matahari tanggal 17 Mei 1901. Gunung ini mengeluarkan asap secara kontinyu / terus menerus dan namanya sendiri berarti “with fire / dengan api”. Nama Merapi diajukan oleh penemu asteroid 536 Merapi yang juga salah satu anggota ekspedisi Gerhana Matahari di Sumatera.
731 Sorga / 1912 OQ
Ditemukan 15 April 1912 oleh A. Massinger di Heidelberg dan dinamai Sorga yang berasal dari bahasa Indonesia Surga. Surga di Bumi disebut juga Surga dunia.
 
732 Tjilaki / 1912 OR
Ditemukan 15 April 1912 oleh A. Massinger di Heidelberg dan dinamai Tjilaki / Cilaki dari nama sungai dan desa Tjilaki / Cilaki yang berasal dari gunung Malabar. Tji artinya sungai.
 
754 Malabar / 1906 UT
Ditemukan 22 Agustus 1906 oleh August Kopff di Heidelberg. Dinamakan berdasar nama pegununungan Malabar di Daerah Malabar yang terkenal sebagai perkebunan teh. Nama ini diambil untuk mengenang ekspedisi Gerhana Matahari yang dilakukan oleh belanda dan Jerman ke Kepulauan Christmas tahun 1922.
 
770 Bali / 1913 TE
Ditemukan 31 Oktober 1913 oleh A. Massinger di Heidelberg. Nama Bali merupakan nama daerah di Indonesia yang mayoritas beragama Hindu. Bali dalam nama asteroid ini didedikasikan pada nama Raja klan Daityas dalam Puranas Hindu.
 
772 Tanete / 1913 TR
Ditemukan 19 Desember 1913 oleh A. Massinger di Heidelberg dan dinamakan Tanete berdasarkan nama tempat di Sulawesi, Indonesia.
 
863 Benkoela / 1917 BH
Ditemukan 9 Februari 1917 oleh M. Wolf di Heidelberg dan dinamakan Benkoela dan diperkirakan nama tersebut merupakan nama kota Benkoelen (Bengkulu) yang ada di Sumatera, Indonesia.
 
2307 Garuda / 1957 HJ
Asteroid di Sabuk Utama Asteroid yang ditemukan pada tanggal 18 April 1957 di Observatorium La Plata. Diyakini nama ini sebenarnya terkait dengan nama India. Garuda yang diajukan sebagai nama asteroid 1957 HJ berasal dari Bahasa Sansekerta dan merupakan putra Kasyapa dan Vinata dalam mitologi India.
 
7172 Multatuli / 1988 DE2
Ditemukan 17 februari 1988 oleh E. W. Elst di European Southern Observatory. Dinamai dengan nama penulis terkenal dari Belanda, Multatuli atau Eduard Douwes Dekker (1820-1887). Di tahun 1838, Multatuli datang di Hindia Belanda dan di tahun 1856 ia mengundurkan diri dari posisi Assistant Commissioner of Lebak Java karena tidak adanya dukungan oleh pemerintah (Belanda -red) dalam perjuangannya untuk melindungi orang jawa dari eksploitasi majikan mereka. Ia kemudian kembali ke eropa dan dikenal secara internasional karena novelnya Max Havelaar (1860) yang kemudian membawa Multatuli untuk melakukan pembelaan dan menuntut keadilan di Jawa dan menyindir mental bangsa Belanda kelas menengah. Nama Multatuli diajukan oleh sang penemu asteroid dan didukung oleh C.F. Merks dan J. Meeus.
Penamaan Asteroid sendiri membutuhkan waktu panjang karena pada awal ditemukan ia hanya diberi kode khusus dan diberi nomer jika orbitnya diketahui dengan baik. Pengajuan nama yang dilakukan oleh si penemu akan dibahas oleh IAU dan disetujui dahulu sebelum diberi nama yang resmi.
Photobucket

koleksi gambar ANTARIKSA dari teleskop hubble

Rabu, 02 Mei 2012


The set of astonishing pictures from the Hubble Space Telescope – one of the largest and most versatile orbital telescopes that has recently celebrated its 22nd year of operation.

1
The merging Antennae galaxies. As the two galaxies smash together, billions of stars are born, mostly in groups and clusters of stars.
2Breathtaking Space Photographs Taken by the Hubble Telescope
The massive star Eta Carinae in our Milky Way galaxy that experts believe might explode in a supernova at any time.
3Breathtaking Space Photographs Taken by the Hubble Telescope
A giant star-forming nebula with massive young stellar clusters.
4Breathtaking Space Photographs Taken by the Hubble Telescope
Supernova remnant 0509-67.5, located in the Large Magellanic Cloud, a small galaxy about 170,000 light-years from Earth.
5Breathtaking Space Photographs Taken by the Hubble Telescope
Young, blue star clusters.
6Breathtaking Space Photographs Taken by the Hubble Telescope
The four moons of Saturn passing in front of their parent planet. The giant orange moon Titan casts a large shadow onto Saturn's north polar hood. Below Titan, near the ring plane and to the left, is the moon Mimas, casting a much smaller shadow onto Saturn's equatorial cloud tops. Farther to the left, and off Saturn's disk, are the bright moons Dione and the fainter Enceladus.
7Breathtaking Space Photographs Taken by the Hubble Telescope
Interacting galaxies consisting of NGC 5754, the large spiral on the right, and NGC 5752, the smaller companion in the bottom left.
8Breathtaking Space Photographs Taken by the Hubble Telescope
Remnants from a star that exploded thousands of years ago.
9Breathtaking Space Photographs Taken by the Hubble Telescope
The Bug Nebula (NGC 6302) with impressive walls of compressed gas, laced with trailing strands and bubbling outflows.
The "Black Eye" galaxy, so named because an ancient cosmic smashup produced a dark ring and a roiling, conflicted interior.
The Eagle Nebula with a tall, dense tower of gas being sculpted by ultraviolet light from a group of massive, hot stars.
The Sombrero galaxy, with stars in a pancake-shaped disk along with a glowing central bulge of stars.
A comet-like object scientists believe was created by the collision of two asteroids, possible siblings of the rogue rock blamed for killing the dinosaurs millions of years ago.
The strikingly unusual planetary nebula, NGC 6751. Glowing in the constellation Aquila like a giant eye, the nebula is a cloud of gas ejected several thousand years ago from the hot star visible in its center.
A pair of gravitationally interacting galaxies called Arp 147
Images of Saturn, shown in a composite photo, captured from 1996 to 2000, depict the planet in different stages of its 29-year journey around the sun.
This double star cluster of stars, named NGC 1850, is found in one of earth's neighboring galaxies, the Large Magellanic Cloud.
Star V838 Monocerotis's (V838 Mon) light echo, which is about six light years in diameter.
Arp 148 is the staggering aftermath of an encounter between two galaxies, resulting in a ring-shaped galaxy and a long-tailed companion.
The Boomerang Nebula. This reflecting cloud of dust and gas has two nearly symmetric lobes of matter that are being ejected from a central star.
The first visible-light snapshot of a planet circling another star. Estimated to be no more than three times Jupiter's mass, the planet, called Fomalhaut b, orbits the bright southern star Fomalhaut, located 25 light-years away in the constellation Piscis Australis, or the "Southern Fish."
This Whirlpool Galaxy image showcases the spiral galaxy's curving arms where newborn stars reside and its yellowish central core that serves as home for older stars.
Some stars aren't born, they're hatched from interstellar gas pockets called EGGS (Evaporating Gas Globules) at the end of vast tubes known as "elephant trunks."
Jupiter's trademark belts and zones of high- and low-pressure regions appear in crisp detail. Circular convection cells can be seen at high northern and southern latitudes.
The Cone Nebula, M17. As spectacular as the central subjects of the photographs are, the background is of critical importance to astronomers. What appear as jewel-toned pinwheels, ovals and diamonds on the blackness of space are actually faraway galaxies.
The nearby dwarf galaxy NGC 4214.
A large rare population of hot, bright stars inside the hub of the neighboring Andromeda galaxy.
A ghostly ring of dark matter in a galaxy cluster designated Cl 0024+17.
Several hundred never before seen galaxies are visible in this "deepest-ever" view of the universe.
A crater on an object called 8405 Asbolus, a 48 mile-wide chuck of ice and dust that lies between Saturn and Uranus.
The coil-shaped Helix Nebula.
A bizarre X-pattern of filamentary structures near the point-like nucleus of the object and trailing streamers of dust.
The black hole-powered core of a nearby active galaxy.
Glowing gold at its center and ringed by a purplish halo, a nearby galaxy holds a vast, stellar nursery with dusty and clean areas for newborn stars.
Mars 11 hours before the planet made its closest approach to Earth on August 26, 2003.
The Antennae Galaxies (also known as NGC 4038 and 4039).
ESO 99-4 is a galaxy with a highly peculiar shape that is probably the remnant of an earlier merger process that has deformed it beyond visual recognition, leaving the main body largely obscured by dark bands of dust.
The glowing remains of a dying, Sun-like star known as the "Ant Nebula."
Massive baby stars, nestled in a cloud of glowing gases and shining as bright as 300,000 suns, are at the center of a galactic "family portrait."
The Horsehead nebula.
A close-up picture of Jupiter shows the impact site of Fragment G of Comet Shoemaker-Levy 9.
The Elephant's Trunk Nebula, an elongated dark globule within the emission nebula IC 1396 in the constellation of Cepheus.
The tempestuous stellar nursery called the Carina Nebula, located 7,500 light-years away from Earth in the southern constellation
sumber : http://www.klikunic.com/2012/04/fantastis-koleksi-gambar-antariksa-dari.html#ixzz1tirjmV25
Photobucket
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...